**Probolinggo** — Letda Ctp Budi Hartono, perwakilan dari Kodim 0820/Probolinggo, mengadakan pemaparan yang inovatif dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan aplikasi berbasis metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) pada Senin (28/10). Kegiatan ini berlangsung di TK Kartika yang berlokasi di Kodim 0820/Probolinggo, dan dihadiri oleh 31 murid yang didampingi oleh orang tua serta tenaga pendidik.
Dalam sesi pembelajaran ini, Letda Ctp Budi Hartono menjelaskan bahwa tujuan utama dari metode GASING adalah untuk mengubah pandangan siswa dan wali murid terhadap pelajaran matematika. “Selama ini, matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan kurang menarik. Dengan metode GASING, kami berupaya menjadikan matematika lebih menarik dan menyenangkan,” ungkapnya.
Metode GASING merupakan pendekatan yang menekankan pada pembelajaran bertahap, di mana setiap konsep disampaikan dengan langkah-langkah yang jelas. Letda Budi menambahkan bahwa “Kunci dari metode ini adalah membangun penguasaan materi dari pemahaman yang sederhana hingga kompleks. Saat siswa melewati titik kritis dalam belajar, mereka akan lebih mudah menguasai topik tersebut.”
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk berinteraksi secara aktif dengan alat peraga yang membuat konsep-konsep matematika lebih nyata. Letda Budi menjelaskan, “Dengan cara ini, anak-anak tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dapat melihat dan merasakan aplikasinya. Kami percaya bahwa pembelajaran yang menyenangkan akan meningkatkan minat dan prestasi siswa dalam matematika.”
Salah satu orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Semoga dengan metode GASING, pelajaran matematika tidak lagi menjadi momok bagi anak-anak, tetapi justru menjadi favorit mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Kodim 0820/Probolinggo untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah teritorialnya. Dengan pendekatan yang kreatif dan interaktif, diharapkan para siswa tidak hanya dapat menguasai matematika, tetapi juga menemukan kesenangan dalam belajar.
**Sumber:** Pen0820/Probolinggo
**Published:** Edi D
