KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 22 September 2026, Stadion Kanjuruhan, yang terletak di Kepanjen, Kabupaten Malang, telah dipilih sebagai markas resmi Arema FC untuk kompetisi Super League 2026/27. Proses pemilihan ini tidak hanya melibatkan faktor-faktor teknis, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek yang mendukung keberlangsungan klub dan penggemarnya. Stadion ini memiliki kapasitas yang cukup besar, memungkinkan untuk menampung ribuan penggemar, yang merupakan salah satu kriteria penting dalam menentukan stadion yang layak digunakan sebagai home base klub.
Alasan utama di balik pemilihan Stadion Kanjuruhan adalah kehadiran infrastruktur yang memadai. Sebagai arena yang sudah dikenal luas oleh para penggemar sepak bola di Indonesia, stadion ini seringkali menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai pertandingan, baik lokal maupun internasional. Fasilitas yang ada memberikan kenyamanan bagi penonton, serta menciptakan atmosfer pertandingan yang hidup. Ketersediaan lahan yang cukup luas juga memungkinkan untuk rencana ekspansi dan pengembangan lebih lanjut di masa depan, sesuai dengan visi jangka panjang Arema FC.
Selain infrastruktur, pemilihan Stadion Kanjuruhan juga mempertimbangkan faktor kedekatannya dengan basis penggemar Arema FC. Letaknya yang strategis dan aksesibilitas yang baik membuat stadion ini menjadi pilihan ideal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keramaian stadion, yang berpengaruh positif terhadap performa tim di lapangan. Dengan dukungan yang kuat dari para penggemar, Arema FC berambisi untuk meraih prestasi lebih baik di kompetisi mendatang. Melalui keputusan ini, Arema FC bukan hanya memanfaatkan stadion yang berkualitas, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan komunitas fans yang telah setia mendukung klub selama bertahun-tahun.Kolaborasi dengan Pemerintah DaerahManajemen Arema FC baru-baru ini melakukan pertemuan penting dengan Bupati Malang, H.M. Sanusi, untuk membahas strategi pengelolaan Stadion Kanjuruhan yang lebih baik. Pertemuan ini bukan hanya menjadi sebuah dialog klub sepak bola dan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan langkah penting dalam menciptakan sinergi yang menguntungkan bagi perkembangan olahraga di wilayah Malang.
Selama diskusi, kedua belah pihak menekankan pentingnya kerja sama dalam menangani berbagai aspek pengelolaan stadion. Arema FC, sebagai klub yang memiliki pengaruh besar di komunitas sepak bola, berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan standar operasional stadion agar sesuai dengan harapan para penggila sepak bola di kawasan tersebut. Sementara itu, pemerintah daerah menunjukkan dukungan yang kuat dalam hal regulasi dan kebijakan yang diperlukan untuk mewujudkan rencana tersebut.
Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas stadion tidak hanya sebagai tempat pertunjukan olahraga tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya. Melalui pengelolaan yang baik, Stadion Kanjuruhan dapat menjadi venue yang mendukung berbagai acara, mulai dari pertandingan sepak bola, konser, hingga kegiatan komunitas lainnya. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi Arema FC tetapi juga bagi perekonomian lokal.
Dengan adanya pertemuan ini, Arema FC dan pemerintah daerah berharap dapat menyusun rencana tindakan konkret yang memfokuskan pada keberlanjutan dan peningkatan infrastruktur stadion. Proyek ini mencerminkan komitmen jangka panjang dari kedua instansi dalam menciptakan sebuah ekosistem olahraga yang hidup, di mana para pecinta olahraga dapat menikmati pengalaman yang maksimal. Inisiatif kolaboratif ini menunjukkan bahwa dengan kerjasama yang baik, pengelolaan bidang olahraga dapat membawa dampak signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan.
Arema FC tidak hanya berfokus pada pengelolaan Stadion Kanjuruhan yang sudah terkenal, melainkan juga mempertimbangkan potensi pengembangan fasilitas olahraga lain yang berlokasi di sekitarnya. Pengembangan ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi atlet serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengunjung. Dengan adanya rencana pengembangan ini, diharapkan akan ada sinergi berbagai jenis fasilitas yang mampu mendukung kegiatan olahraga.
Salah satu rencana utama adalah pembangunan lintasan atletik yang memenuhi standar nasional. Lintasan ini direncanakan untuk tidak hanya digunakan oleh para atlet profesional namun juga untuk masyarakat umum yang ingin berlatih. Fasilitas ini berpotensi menarik acara-acara atletik tingkat lokal maupun regional, yang sekaligus dapat meningkatkan daya tarik daerah Kanjuruhan.
Selain lintasan atletik, rencana pengembangan juga mencakup pembuatan lapangan voli yang akan dilengkapi dengan standar modern. Dengan adanya lapangan voli yang berkualitas, Arema FC berharap dapat mengadakan turnamen serta pelatihan bagi tim-tim lokal. Hal ini akan menciptakan peluang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan serta berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Tidak hanya itu, pengelolaan fasilitas olahraga di wilayah Kanjuruhan ini juga mempertimbangkan berbagai jenis olahraga lain yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Misalnya, area untuk olahraga bisbol, basket, dan olahraga raket seperti tenis. Semua ini akan merangkul berbagai kalangan yang memiliki minat yang berbeda dalam bidang olahraga.
Dengan demikian, melalui pengelolaan yang baik dan rencana pengembangan yang matang, Arema FC berusaha untuk menciptakan pusat kegiatan olahraga yang integral. Hal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan prestasi atlet serta memupuk kecintaan masyarakat terhadap olahraga.
Arema FC, sebagai salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, tidak hanya berkomitmen untuk meraih prestasi di lapangan tetapi juga memiliki visi yang lebih luas untuk Stadion Kanjuruhan dan kompleks olahraga di sekitarnya. Visi ini berfokus pada pengembangan fasilitas yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, menjadikannya sebagai pusat aktivitas olahraga dan sosial yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Tujuan utama dari visi Arema FC adalah mengubah Stadion Kanjuruhan menjadi lebih dari sekadar arena pertandingan. Klub memandang penting untuk menciptakan ruang yang berfungsi untuk berbagai acara, termasuk konser, pameran, dan kegiatan komunitas. Dengan demikian, stadion diharapkan dapat meningkatkan interaksi sosial dan daya tarik wisata, sehingga berkontribusi pada perekonomian lokal.
Arema FC juga berencana untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga sektor swasta, guna mengoptimalkan potensi kompleks olahraga. Kerja sama ini tidak hanya akan mendukung operasional stadion namun juga meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pengembangan fasilitas seperti arena latihan, pusat kebugaran, dan area permainan anak-anak akan menjadi fokus utama dalam rencana panjang Arema FC.
Klub juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan stadion. Dalam jangka panjang, Arema FC berharap untuk mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dan praktik terbaik dalam pengelolaan kompleks olahraga. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi pengunjung sekaligus menghormati keberlanjutan sumber daya alam.
Dengan visi ini, Arema FC tidak hanya berambisi untuk menjadi klub sepak bola yang unggul, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perkembangan masyarakat dan pariwisata di daerah, menjadikan Stadion Kanjuruhan sebagai landmark yang berdaya tarik tinggi. Upaya ini mencerminkan komitmen klub untuk tumbuh dan berkembang bersama komunitas, menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi semua pihak.







