TNI  

Koramil Lumbang Dampingi Sergap Gabah Petani Demi Ketahanan Pangan

Probolinggo – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung program pemerintah dalam menyerap hasil panen petani, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820/09 Lumbang terus aktif terlibat langsung dalam pendampingan program Serapan Gabah Petani (Sergap) di wilayah binaannya.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI AD dengan petani serta stakeholder pertanian lainnya dalam menjamin hasil panen petani dapat terserap dengan optimal, sehingga tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.

Koptu Dadang, salah satu anggota Koramil 0820/09 Lumbang yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan secara langsung ke lokasi panen untuk memastikan tidak ada kendala serius yang dihadapi para petani dalam proses penjualan hasil gabah mereka.

“Pendampingan kali ini kami lakukan di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, yang merupakan wilayah teritorial kami. Kami ingin memastikan bahwa hasil panen petani benar-benar terserap dengan baik dan tidak terbuang sia-sia,” ujar Koptu Dadang, Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, kehadiran anggota TNI di lapangan bukan hanya sekadar mendampingi, namun juga berperan aktif dalam mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani, seperti harga jual yang rendah, kesulitan dalam pemasaran, hingga persoalan distribusi.

“Kami juga ingin memahami secara langsung apa saja hambatan yang dihadapi petani selama musim panen. Dengan begitu, kami bisa membantu menjembatani komunikasi antara petani dan pihak-pihak yang berwenang untuk mencarikan jalan keluarnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Koptu Dadang menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab moral TNI dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Program Sergap ini sejatinya adalah upaya kita bersama untuk menjaga ketahanan pangan. Kami dari jajaran Kodim 0820/Probolinggo akan terus berkomitmen untuk mendampingi petani, agar hasil panen mereka bisa dihargai secara layak dan memberikan manfaat maksimal,” pungkasnya.

Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi bagian dari rutinitas kerja sama antara aparat teritorial dengan petani. Selain meningkatkan produksi dan penyerapan gabah, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Dengan hadirnya TNI di tengah-tengah masyarakat petani, maka keberhasilan program ketahanan pangan nasional bukanlah hal yang mustahil. Semangat gotong royong, kebersamaan, serta sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan.

(Edi D/Pendim0820Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *