**Probolinggo** – Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, bersama perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0820/Probolinggo, melaksanakan <a href="https://libasjatim.com/antisipasi-krisis-stok-dua-koramil-jajaran-kodim-bojonegoro-gelar-bakti-sosial-donor-darah/”>kegiatan patroli monitoring wilayah teritorial, Jumat (22/11). Patroli kali ini menjangkau lima kecamatan, yakni Kecamatan Sumberasih, Tongas, Lumbang, Wonomerto, dan Sukapura.
Dandim Letkol Arm Heri Budiasto mengungkapkan bahwa patroli kali ini difokuskan pada wilayah sektor Barat, melibatkan Koramil 06/Sumberasih, Koramil 07/Wonomerto, Koramil 08/Sukapura, Koramil 09/Lumbang, serta Koramil 05/Tongas. “Dalam kegiatan patroli monitoring wilayah, saya berharap setiap personel menjaga faktor keamanan. Jangan tergesa-gesa dan selalu patuhi aturan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor,” tegas Dandim.
Tujuan utama dari patroli ini adalah untuk menjaga situasi yang kondusif dan aman, baik sebelum, selama, maupun setelah proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar di wilayah Kodim 0820/Probolinggo. Menurut Dandim, patroli ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mencegah gangguan keamanan, seperti bentrokan antar pendukung atau intimidasi.
Selain itu, patroli ini bertujuan untuk mengurangi risiko tindak kriminal yang bisa mengganggu proses Pilkada, seperti provokasi, sabotase, atau kekerasan. Dengan peningkatan kehadiran aparat keamanan, khususnya TNI-AD, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih aman dan tenang menjalankan hak pilihnya.
Dandim juga menekankan pentingnya pengawasan dan penegakan aturan Pilkada, termasuk larangan kampanye hitam dan politik uang, guna memastikan bahwa semua pihak mematuhi peraturan yang berlaku. Melalui patroli yang terkoordinasi dan transparan, diharapkan masyarakat semakin percaya bahwa Pilkada akan berlangsung aman, jujur, dan adil.
“Melalui kegiatan patroli yang intensif dan terencana, kami berharap proses Pilkada dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti,” pungkas Dandim. (Edi D/*)






