Inisiatif Baru Telkom dan Neutradc untuk Kedaulatan Data AI

Kemajuan Infrastruktur Kecerdasan Buatan di Indonesia

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 28 September 2026, PT Telkom Indonesia, melalui anak usahanya Neutradc, telah mengumumkan inisiatif baru yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan teknologi AI, pengembangan infrastruktur yang memadai menjadi sangat krusial. Dalam konteks ini, rencana pembangunan pusat data yang memiliki kapasitas total 1 gigawatt menjadi langkah yang signifikan bagi pertumbuhan industri teknologi di tanah air.

Pusat data ini direncanakan akan berlokasi di beberapa wilayah strategis di Indonesia, termasuk Jabodetabek dan Manado. Pemilihan lokasi tersebut tidak hanya mempertimbangkan faktor infrastruktur yang sudah ada, tetapi juga aksesibilitas dan potensi pasar yang besar. Dengan keberadaan pusat data yang efisien dan handal, Neutradc dapat mendukung pengembangan aplikasi dan layanan berbasis AI yang lebih baik, serta meningkatkan kedaulatan data di Indonesia.

Layanan cloud yang akan disediakan oleh Neutradc diharapkan dapat membantu pelaku industri lokal dalam memanfaatkan AI untuk inovasi produk, efisiensi operasional, dan pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga penelitian dan universitas, akan membuka peluang bagi riset yang lebih mendalam di bidang kecerdasan buatan.

Dalam jangka panjang, pengembangan infrastruktur AI ini diharapkan dapat menarik investasi asing dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri teknologi global. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan sektor swasta, potensi yang dimiliki oleh teknologi AI akan dapat dimanfaatkan secara optimal, menciptakan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Kebutuhan akan komputasi berbasis AI di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus meningkat, mengingat perkembangan teknologi yang pesat dan tuntutan untuk efisiensi operasional yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, Telkom dan Neutradc mengambil inisiatif untuk mengembangkan pusat data yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan ini. Fokus dari pengembangan ini adalah sektor-sektor vital seperti perbankan, energi, dan transportasi. Sektor-sektor yang sebelumnya mungkin telah beroperasi secara terpisah sedang bertransisi menuju sistem terintegrasi, yang diharapkan akan sepenuhnya terwujud pada tahun 2030.

Menurut proyeksi, shifting dalam operasional BUMN ini tidak hanya akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, tetapi juga meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam pengambilan keputusan. Dengan pengadopsian teknologi AI, BUMN dapat memanfaatkan data secara lebih efektif, meningkatkan layanan kepada pelanggan, dan merespons perubahan pasar dengan lebih agile. Penggabungan data dari berbagai sektor akan memfasilitasi analisis yang lebih mendalam dan komprehensif, menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh ekosistem.

Dalam rangka mendorong transisi ini, Telkom dan Neutradc berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur komputasi yang handal dan scalable, bersama dengan platform yang mendukung integrasi data dan analitik canggih. Dengan demikian, para pemangku kepentingan di BUMN dapat melakukan studi lanjutan tentang kebutuhan spesifik mereka dan menyesuaikan strategi mereka untuk memanfaatkan potensi penuh dari AI.

Seiring bertumbuhnya permintaan akan solusi berbasis AI, Telkom dan Neutradc berupaya untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga merencanakan dan mempersiapkan masa depan yang lebih terhubung dan cerdas bagi semua BUMN di Indonesia.

Inisiatif terbaru yang melibatkan Telkom dan Neutradc dalam mendukung kedaulatan data AI telah disusun dengan hati-hati melalui serangkaian workshop strategis. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital, Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta perwakilan dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya. Dengan melibatkan berbagai lembaga ini, inisiatif bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan infrastruktur yang mendukung kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan secara menyeluruh.

Workshop tersebut tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai ajang untuk merajut kerjasama antarlembaga. Setiap peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pembentukan kerangka kerja yang kukuh untuk pengembangan teknologi AI di Indonesia. Diskusi pada workshop tersebut meliputi berbagai aspek, mulai dari kebijakan hingga teknis terkait pengelolaan dan penggunaan data. Hal ini sangat penting dalam rangka memastikan bahwa semua langkah yang diambil sejalan dengan tujuan nasional mengenai pengembangan teknologi dan kedaulatan data.

Dalam konteks ini, kehadiran kementerian dan BUMN sangat krusial. Kementerian dapat memberikan arahan kebijakan yang diperlukan, sementara BUMN dapat memperkenalkan inovasi dan sumber daya yang mereka miliki. Untuk mencapai target yang ditentukan, dibutuhkan komitmen dan kolaborasi yang kuat di semua pihak terlibat. Dengan memadukan keahlian dan sumber daya yang berbeda, workshop ini diharapkan dapat menghasilkan rencana aksion yang konkrit. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri AI yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga membawa manfaat maksimal bagi masyarakat.

Neutradc, dalam upayanya untuk mendukung inisiatif baru di bidang kedaulatan data, telah mengambil langkah strategis dengan merencanakan pembangunan 26 edge data center di 21 kota di Indonesia. Pusat data ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang semakin meningkat, seiring dengan pertumbuhan teknologi dan digitalisasi yang cepat. Dengan penyebaran pusat data yang merata, Neutradc bertujuan untuk memastikan aksesibilitas dan efisiensi layanan cloud bagi berbagai sektor industri.

Salah satu aspek penting dari pembangunan pusat data berkelanjutan ini adalah kolaborasi dengan PLN (Perusahaan Listrik Negara). Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan pasokan energi terbarukan, yang menjadi kunci bagi pencapaian tujuan dekarbonisasi dan keberlanjutan operasional. Dengan meningkatkan kemampuan dan infrastruktur pusat data, Neutradc tidak hanya memenuhi kebutuhan komputasi, tetapi juga berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia. Penggunaan energi terbarukan akan mengurangi dampak lingkungan dan menjamin keberlangsungan layanan di masa depan.

Selain itu, dengan adanya edge data center, Neutradc dapat mempercepat pengolahan data dan meningkatkan latensi layanan. Hal ini sangat penting bagi bisnis yang bergantung pada pengambilan keputusan real-time dan analisis data tingkat tinggi. Dengan memanfaatkan teknologi pusat data yang efisien dan ramah lingkungan, Neutradc berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. Infrastruktur yang dibangun dengan prinsip keberlanjutan ini akan menjadi tulang punggung bagi ekosistem AI dan teknologi informasi yang lebih luas, yang pada gilirannya akan memperkuat perekonomian digital nasional.