Serang | Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan Proyek Strategis Nasional di provinsi Banten yang melintasi Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang. Sebab, salah satu ruas tol paling ujung Barat Jawa yaitu Tol Serang-Panimbang ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 Km) mulai memasuki tahap Uji Laik Fungsi & Operasi (ULFO) sebagai bagian dari proses menuju kesiapan operasional.
Data lain dalam laporan menunjukkan Misalnya ke Tanjung Lesung cuma 2 jam, Curug Putri 2 jam, Kampung Baduy kurang dari 1 jam, hingga Gunung Luhur Citorek kurang dari 3 jam. Hadirnya tol ini akan mempersingkat waktu tempuh, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membuka akses ke destinasi wisata Banten," ungkap Badan Pengatur Jalan Tol dikutip Minggu (11/10/2026). Pembangunan Tol Serang Panimbang dibagi dua porsi yaitu Badan Urusan Jalan Tol (BUJT) dalam hal ini PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WIKA Serpan) untuk seksi 1-2 dan APBN untuk seksi 3. Tol Serang-Panimbang memiliki panjang total 83,67 Km. Terbagi dalam 3 seksi yaitu Seksi 1 Serang-Rangkasbitung (26,5 Km) sudah beroperasi, Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles (24,17 Km) memasuki ULFO, dan Seksi 3 Cileles-Panimbang (33 Km) yang merupakan porsi pemerintah masih dalam progres pembangunan.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jakarta, Jaringan Tol Trans Jawa kembali bertambah panjang. Dengan hadirnya ruas tol tersebut, akses menuju berbagai destinasi wisata di Banten juga semakin mudah dan cepat. Terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa, tol ini membuka akses Banten bagian tengah dan selatan koridor Tangerang-Merak. Dari kajian BPJT, selain wisata tol ini bermanfaat untuk penghubung kawasan strategis dan meningkatkan konektivitas KEK Tanjung Lesung. Efisiensi waktu tersebut diharapkan turut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik.
Untuk Fase 1 sepanjang 17,46 kilometer, progres pembangunan telah mencapai 95,81%. Sementara Fase 2 Paket 3 sepanjang 6,29 Km mencapai 93,80%. Adapun Fase 2 Paket 1 sepanjang 1,05 Km telah mencapai 56,35%, sedangkan Fase 2 Paket 2 sepanjang 8,20 Km mencapai 89,29%. Untuk Paket Penanganan Hidrologi, progres pembangunan tercatat sebesar 38,16%. Perjalanan Serang-Cileles jadi lebih cepat dari 1 jam 45 menit via non tol menjadi 45 menit via tol.
Baca juga: Perkuatan Pasar Kendaraan Energi Baru di Jawa Barat | Perkembangan Penanganan ASN Terindikasi Judi Online di Jawa Barat


