Kesaksian Warga Ungkap Drone Misterius Pembawa Benda Menyerupai Granat Terbang Dini Hari

Kesaksian Warga Ungkap Drone Misterius Pembawa Benda Menyerupai Granat Terbang Dini Hari

Depok | Kepolisian Sektor Bojongsari bersama tim penjinak bom melakukan pemeriksaan intensif setelah sebuah drone yang membawa benda menyerupai granat ditemukan terjatuh di kawasan Perumahan Daun Hijau Residence, Blok C1-2, RT 02 RW 18, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Minggu (5/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena benda yang menggantung pada drone diduga merupakan granat.

Laporan bermula sekitar pukul 03.40 WIB ketika sejumlah penghuni rumah mendengar suara dengungan di sekitar halaman. Salah seorang saksi kemudian keluar untuk memastikan sumber suara dan melihat sebuah drone terbang rendah di depan rumah milik Novianus Martin Bau. Temuan itu segera mengundang perhatian penghuni lainnya yang ikut mengamati pergerakan drone.

Menurut keterangan para saksi, drone tersebut berputar di sekitar lokasi selama kurang lebih sepuluh menit dengan ketinggian sekitar 10 meter. Mereka sempat berupaya menjatuhkan drone menggunakan lemparan batu, namun beberapa kali percobaan tidak berhasil. Tidak lama kemudian, drone kehilangan kendali dan akhirnya jatuh di halaman rumah.

Saat didekati, para saksi mendapati sebuah benda yang bentuknya menyerupai granat masih menempel pada badan drone. Khawatir benda tersebut berbahaya, mereka tidak berani menyentuhnya dan langsung menghubungi pemilik rumah. Selanjutnya, laporan diteruskan ke Polsek Bojongsari agar dilakukan penanganan sesuai prosedur.

Menerima informasi tersebut, Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari bersama personel piket, Unit Reskrim, Intelkam, SPKT, serta tim terkait langsung mendatangi lokasi. Area sekitar segera diamankan, sementara petugas juga berkoordinasi dengan Tim Gegana dan Inafis Polres Metro Depok untuk melakukan identifikasi terhadap benda yang ditemukan.

Di tengah proses penyelidikan, polisi juga menggali keterangan tambahan dari seorang saksi yang mengaku sempat melihat pria tak dikenal mengenakan hoodie hitam dan topi berada di sekitar pintu masuk perumahan pada Jumat dini hari. Pria tersebut disebut sempat memotret area gerbang, mengaku mencari seseorang bernama Alex ketika ditegur warga, lalu meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih biru. Informasi itu kini turut menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Hasil pemeriksaan Tim Gegana memastikan benda yang semula diduga granat tersebut bukan merupakan granat aktif maupun bahan peledak. Meski demikian, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul drone beserta tujuan penerbangannya. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara olah tempat kejadian perkara dan pembuatan laporan resmi juga telah dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Pewarta: Abdul Latif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *