Probolinggo – Memasuki hari ke-10 sejak dibuka pada 22 April 2026, pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 menunjukkan progres yang signifikan, khususnya pada pembangunan infrastruktur Tanggul Penahan Tanah (TPT).
Dantim Satgas TMMD ke-128, Lettu Mar Marthen, menyampaikan bahwa dari total 12 titik pembangunan TPT yang menjadi sasaran fisik, saat ini hanya tersisa 2 titik yang belum terselesaikan. Hal ini menunjukkan percepatan kerja yang optimal dari Satgas TMMD bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan TPT berjalan dengan baik. Dari 12 titik, saat ini tinggal 2 titik yang masih <a href="https://libasjatim.com/tni-cetak-kader-strategis-hadapi-ancaman-nyata-dan-konflik-global/”>dalam tahap penyelesaian. Kami optimis seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan,” ujar Lettu Mar Marthen.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara personel TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif warga setempat yang turut bergotong royong dalam proses pembangunan.
Pembangunan TPT ini memiliki peran penting dalam mencegah longsor serta menjaga stabilitas tanah, terutama di wilayah yang rawan pergerakan tanah. Dengan hampir rampungnya pembangunan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Program TMMD ke-128 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.
Dengan sisa waktu pelaksanaan yang ada, Satgas TMMD terus menggenjot pengerjaan di dua titik terakhir agar seluruh target pembangunan dapat terselesaikan secara maksimal dan tepat waktu. (Pendim0820/*)


Respon (2)