Daftar Harga BBM November 2026: Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR Bertahan

Daftar Harga BBM November 2026: Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR Bertahan

Jakarta | Sejumlah operator SPBU di Indonesia mempertahankan harga BBM pada November 2026. Pemantauan yang menjadi dasar daftar harga bulan ini menunjukkan tidak ada kenaikan pada produk bensin maupun diesel yang disebutkan. Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR termasuk dalam cakupan pembahasan. Dengan demikian, harga produk yang tercantum tetap sama selama periode yang dibahas, tanpa perubahan naik dibandingkan daftar sebelumnya yang menjadi acuan pemantauan.

Informasi ini mencakup harga BBM dari masing-masing operator sesuai produk yang tercantum dalam daftar. Jenis bahan bakar dapat berbeda antarmerek, sehingga pembaca sebaiknya mencocokkan nama produk sebelum membandingkan harga. Perbandingan yang tepat dilakukan untuk produk dengan jenis dan spesifikasi yang sepadan, serta dengan memperhatikan wilayah atau ketentuan penjualan apabila keterangan tersebut tersedia. Daftar ini tidak menyatakan bahwa setiap merek menawarkan produk yang identik.

Pembahasan juga terbatas pada ketersediaan yang tercatat dalam bahan pemantauan. Keterangan tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan kondisi stok di seluruh SPBU atau setiap daerah. Begitu pula, status harga yang bertahan berlaku untuk November 2026 dan produk yang disebutkan; informasi ini tidak memastikan harga pada bulan berikutnya. Pembaca yang hendak mengisi BBM dapat memeriksa kembali informasi di kanal resmi operator atau menghubungi SPBU setempat untuk mengetahui rincian terbaru.

Karena tidak ada kenaikan yang teridentifikasi pada produk-produk dalam cakupan daftar, konsumen dapat menggunakan informasi harga November sebagai acuan sesuai lokasi dan jenis BBM yang dibutuhkan. Perbedaan merek, varian, dan wilayah tetap perlu diperhatikan ketika merencanakan pengeluaran. Tidak ada alasan perubahan harga yang dapat dipastikan dari keterangan pemantauan ini, sehingga pembahasan tidak mengaitkan keputusan operator dengan faktor tertentu. Fokusnya hanya pada harga serta ketersediaan sebagaimana tercantum untuk bulan tersebut.

Daftar harga BBM Pertamina pada November 2026 mencakup bahan bakar bensin, produk diesel, serta BBM bersubsidi. Untuk jenis bensin nonsubsidi, Pertamax tercatat Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo berada di angka Rp19.600 per liter. Angka-angka tersebut menunjukkan perbedaan harga ant produk yang dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen sebelum mengisi bahan bakar.

Pertamax menjadi pilihan dengan harga paling rendah di tiga produk bensin yang disebutkan. Pertamax Green 95 memiliki harga lebih tinggi, sedangkan Pertamax Turbo tercatat sebagai yang paling mahal dalam kelompok tersebut. Konsumen dapat mencocokkan pilihan bahan bakar dengan kebutuhan kendaraan dan anggaran, sembari memastikan jenis BBM yang digunakan sesuai dengan rekomendasi kendaraan. Setiap angka harga di atas dinyatakan untuk satu liter.

Untuk produk diesel, Dexlite tercantum seharga Rp23.700 per liter. Adapun Pertamina Dex dipasarkan dengan harga Rp25.200 per liter. Dengan demikian, Pertamina Dex memiliki harga per liter lebih tinggi daripada Dexlite dalam daftar November ini. Informasi harga tersebut membantu pengguna kendaraan diesel membandingkan biaya pengisian untuk kedua pilihan yang tersedia. Perhitungan kebutuhan biaya dapat dilakukan dengan mengalikan harga per liter dengan jumlah liter yang akan dibeli.

Harga BBM bersubsidi yang dicantumkan tidak berubah. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar berada pada Rp6.800 per liter. Keduanya memiliki harga lebih rendah dibandingkan produk nonsubsidi yang tercantum, tetapi merupakan jenis bahan bakar yang berbeda. Sebelum membeli, pengendara sebaiknya memastikan produk yang dipilih sesuai dengan ketentuan penggunaan dan kebutuhan kendaraannya. Secara keseluruhan, rincian ini memuat tiga harga bensin nonsubsidi, dua harga diesel, serta dua harga BBM subsidi untuk November 2026, dengan satuan harga yang sama, yakni rupiah per liter.Pada November 2026, harga BBM dari sejumlah operator swasta menunjukkan beberapa pilihan dengan tarif yang sama untuk produk tertentu. Shell mencantumkan V-Power Diesel seharga Rp25.420 per liter. Sementara itu, produk Shell Super dan V-Power disebut belum tersedia di seluruh SPBU Shell di Indonesia. Keterangan tersebut merujuk pada cakupan ketersediaan yang dinyatakan, sehingga tidak berarti kedua produk itu tidak tersedia di setiap lokasi. Pengendara yang hendak membeli BBM Shell dapat memeriksa informasi di SPBU tujuan untuk mengetahui produk yang ditawarkan di sana.

Vivo menawarkan tiga pilihan dalam daftar harga ini. Revvo 92 dibanderol Rp16.130 per liter, sedangkan Revvo 95 tercatat Rp19.330 per liter. Untuk bahan bakar diesel, Diesel Primus dijual Rp25.420 per liter. Perbedaan harga antarkategori memberi gambaran biaya yang perlu dipertimbangkan sebelum mengisi bahan bakar, terutama bagi konsumen yang membandingkan pilihan bensin dan diesel. Angka tersebut merupakan harga per liter; total transaksi akan mengikuti jumlah BBM yang dibeli. Daftar ini tidak menyatakan informasi tambahan mengenai ketersediaan masing-masing produk Vivo di SPBU tertentu.

BP-AKR mencantumkan BP 92 dengan harga Rp16.130 per liter dan BP Ultimate seharga Rp19.330 per liter. Adapun BP Ultimate Diesel tercatat Rp25.420 per liter. Dengan demikian, pada daftar November ini, harga BP 92 sama dengan harga Revvo 92, sementara BP Ultimate memiliki harga yang sama dengan Revvo 95. Untuk produk diesel yang disebutkan, harga Shell V-Power Diesel, Vivo Diesel Primus, dan BP Ultimate Diesel juga tercantum sama, yakni Rp25.420 per liter. Perbandingan tersebut hanya menunjukkan kesamaan nominal harga, bukan kesamaan spesifikasi atau karakteristik produk. Konsumen dapat menggunakan informasi ini sebagai acuan biaya, lalu memastikan harga yang berlaku saat pembelian melalui kanal resmi atau SPBU masing-masing operator.

Daftar harga BBM November 2026 memuat sejumlah produk dari Pertamina serta operator swasta, yaitu Shell, Vivo, dan BP-AKR. Penyajian nominal dari berbagai merek dalam satu rangkuman memungkinkan pembaca melihat perbedaan harga yang tercantum untuk masing-masing produk. Perbandingan tersebut bersifat informatif: angka-angka dapat dibaca berdampingan, tetapi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa suatu merek atau produk merupakan yang terbaik, paling unggul, atau paling sesuai bagi semua orang. Kebutuhan dan pilihan setiap pengendara dapat berbeda, sedangkan rangkuman ini hanya menyampaikan informasi harga yang tersedia.

Untuk membaca daftar dengan cermat, perhatikan nama produk dan merek yang menyertainya sebelum membandingkan nominal. Harga pada produk berbeda tidak seharusnya dianggap sebagai perbandingan langsung tanpa memperhatikan identitas produknya. Rangkuman ini tidak menetapkan peringkat antarmerek maupun memberikan rekomendasi pembelian; tugasnya adalah menyajikan informasi agar pembaca dapat meninjau angka yang dicantumkan secara mandiri. Dengan demikian, perbedaan nominal tetap menjadi dasar perbandingan, bukan alasan untuk menarik kesimpulan lebih luas tentang mutu, performa, atau manfaat produk, karena aspek-aspek tersebut tidak dijelaskan dalam informasi harga yang dirangkum di sini.

Batas wilayah informasi juga perlu diperhatikan. Sumber menyatakan bahwa rangkuman harga ini ditujukan untuk wilayah Jabodetabek. Namun, tidak tersedia rincian harga per kota, kecamatan, ataupun per stasiun pengisian bahan bakar umum. Karena itu, angka yang tercantum sebaiknya dipahami sebagai informasi untuk cakupan Jabodetabek sebagaimana disebutkan, bukan sebagai kepastian bahwa nominalnya seragam di setiap lokasi. Daftar ini juga tidak memberikan dasar untuk menyimpulkan harga di wilayah lain, sehingga pembaca tidak sebaiknya menerapkan nominal tersebut di luar cakupan yang dinyatakan.

Informasi yang tersedia terbatas pada daftar harga produk dari merek-merek tersebut dan cakupan wilayahnya.

Baca juga: Mengungkap Kenaikan Harga Beras di Bulan September 2026 | Kenaikan Harga Emas Antam di Pegadaian per 30 September 2026