Aksi Damai LSM Merah Putih di Jembatan Tabanio II Tanah Laut Dukung RUU TNI

Pelaihari – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Merah Putih (LSM MP) Kabupaten Tanah Laut menggelar aksi damai di sepanjang Jembatan Tabunio II, Jalan A. Yani, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu (30/3/2025). Aksi ini merupakan bentuk dukungan mereka terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang rencananya akan disahkan pada tahun 2025.

Aksi damai ini dipimpin oleh Hardiansyah, Ketua LSM MP Tanah Laut. Dalam orasinya, Hardiansyah menegaskan pentingnya revisi UU TNI sebagai upaya untuk memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa revisi ini merupakan langkah penting dalam menyesuaikan UU dengan perkembangan zaman dan tantangan yang dihadapi TNI.

Menurut Hardiansyah, pemilihan Jembatan Tabunio II sebagai lokasi aksi bukanlah tanpa alasan. Ia menyampaikan bahwa jembatan tersebut menjadi saksi bisu akan kontribusi TNI dalam menangani bencana alam yang terjadi di Tanah Laut. Dua tahun lalu, bencana banjir melanda wilayah tersebut dan menyebabkan jembatan tersebut putus, mengganggu perekonomian masyarakat. Namun, dengan sigap, TNI membangun jembatan sementara (Bely) dalam waktu singkat yang menghubungkan kembali akses jalan utama.

“Jembatan ini menjadi simbol nyata kontribusi TNI di Tanah Laut. Kami sangat merasakan kehadiran TNI dalam mengatasi kesulitan masyarakat, terutama dalam situasi bencana. Tanpa TNI, mungkin perekonomian kami akan lebih lama terganggu,” ujar Hardiansyah.

Selain itu, Hardiansyah juga menanggapi opini yang berkembang di masyarakat bahwa revisi UU TNI akan mengembalikan Dwifungsi TNI, yang dianggap dapat mengganggu stabilitas negara. Ia menegaskan bahwa isu tersebut sengaja digulirkan oleh kelompok-kelompok yang tidak ingin kekuasaannya terganggu. “Ini adalah sebuah provokasi yang harus diluruskan agar masyarakat tidak terjebak dalam opini yang tidak benar,” tegasnya.

Hardiansyah memastikan bahwa LSM Merah Putih akan terus mengawal dan mendukung penuh penerapan revisi UU TNI. Ia juga menyatakan bahwa masyarakat Tanah Laut selalu berdiri bersama TNI dalam setiap situasi. “Kami akan terus mendukung TNI, karena mereka adalah bagian tak terpisahkan dari kesejahteraan dan keamanan masyarakat kami. Bravo TNI!” tambahnya.

Aksi damai ini berlangsung dengan tertib dan damai, menunjukkan solidaritas masyarakat Tanah Laut terhadap TNI dan komitmen mereka untuk menjaga keamanan serta kemajuan daerah. (Edi D/Pendim1009Tla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *