Birayang, HST – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) terus berperan aktif dalam membantu petani di wilayah binaan mereka. Salah satu bentuk nyata dukungan ini terlihat dalam kegiatan pendampingan panen yang dilakukan oleh Sertu Maidi Rahman, Babinsa dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1002-01/Batang Alai Selatan.
Pada Kamis, 20 Februari 2025, Sertu Maidi Rahman turun langsung ke sawah milik Bapak Rijali di Desa Kias, Kecamatan Batang Alai Selatan, guna membantu proses panen padi jenis Ciherang. Dengan luas lahan sekitar 0,5 hektar, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan petani dalam mencapai swasembada pangan.
“Pendampingan panen padi ini adalah bentuk nyata komitmen Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami hadir di sini bukan hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap ketersediaan pangan,” ujar Sertu Maidi Rahman di sela-sela kegiatan panen.
Tak hanya membantu dalam proses panen, kehadiran Babinsa juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara TNI dan petani. Sertu Maidi Rahman turut berbagi pengetahuan seputar teknik pertanian, memberikan motivasi, serta mendengarkan aspirasi para petani terkait tantangan yang mereka hadapi.
Bapak Rijali, pemilik sawah, merasa sangat terbantu dengan keterlibatan Babinsa. “Terima kasih banyak, Pak Babinsa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan hasil panen semakin meningkat,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Dukungan yang diberikan Babinsa Kodim 1002/HST mencakup berbagai aspek pertanian, mulai dari pemilihan bibit unggul, teknik penanaman yang baik, perawatan tanaman, hingga proses panen dan pascapanen. Selain itu, mereka juga aktif memberikan penyuluhan mengenai penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat, serta membantu petani mengatasi kendala di lapangan.
Komandan Kodim 1002/HST menegaskan pentingnya peran Babinsa dalam mendampingi petani guna mewujudkan ketahanan pangan. “Petani adalah ujung tombak dalam ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, kami akan terus mendukung mereka dengan sepenuh hati agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani turut terangkat,” jelasnya.
Sinergi antara TNI dan petani diharapkan dapat semakin memperkuat ketahanan pangan nasional, sehingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri secara mandiri dan berkelanjutan. (pen1002hst)
