Dandim Probolinggo Pantau Penggilingan Padi, Pastikan Stok Pangan Aman

Probolinggo – Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, bersama sejumlah pihak melaksanakan monitoring pengadaan gabah dan beras tahun 2025 di salah satu penggilingan padi di wilayah Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jumat (7/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga serta mendorong penyaluran beras hasil penggilingan ke Bulog.

Danramil 0820/01 Kanigaran, Kapten Czi Lalu Fahrial, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Dengan memastikan beras dari penggilingan dapat terserap oleh Bulog, diharapkan harga tetap terkendali sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga.

“Tentunya ini dalam rangka menjamin stok pangan di wilayah, sekaligus sebagai salah satu upaya agar harga beras di pasaran tetap stabil,” ujar Kapten Czi Lalu Fahrial.

Lebih lanjut, Kapten Czi Lalu Fahrial menjelaskan bahwa skema monitoring dilakukan dengan merekap data produksi harian, menganalisis jumlah gabah yang digiling, serta memantau stok gabah dan beras yang tersedia di penggilingan. Data ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan ketersediaan pangan di wilayah. Selain itu, informasi yang diperoleh juga akan disampaikan kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan stok beras.

Menurutnya, ketersediaan bahan pangan, terutama beras, menjadi perhatian utama yang harus diwaspadai. Oleh karena itu, Kodim 0820/Probolinggo akan terus berupaya memastikan pasokan beras tetap mencukupi agar aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat kelangkaan bahan pokok.

“TNI, khususnya satuan teritorial, akan terus mengajak para petani untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Kami juga siap berperan aktif dalam membantu petani, baik dalam proses pengolahan lahan sawah maupun pendampingan pertanian,” tambahnya.

Dengan adanya pengawasan langsung dari aparat terkait, diharapkan penggilingan padi dapat berjalan optimal dan hasilnya dapat didistribusikan dengan baik guna mendukung ketahanan pangan nasional.

(Pendim 0820/Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *