Menuntaskan 1.400 Kilometer, Ratusan Riders Tiba di Mandalika untuk Pertamina GP 2026

Menuntaskan 1.400 Kilometer, Ratusan Riders Tiba di Mandalika untuk Pertamina GP 2026

Jakarta | Ratusan peserta Mandalika Ride Out tiba di Pertamina Camping Ground Mandalika, Lombok, pada Sabtu, 10 Oktober. Kedatangan berlangsung secara bertahap sejak sekitar pukul 05.00 WITA hingga siang hari. Mereka datang dari berbagai komunitas sepeda motor setelah menuntaskan perjalanan panjang dari Jakarta menuju Lombok untuk menghadiri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Perjalanan tersebut menempuh jarak sekitar 1.400 kilometer. Bagi para peserta, perjalanan ini menjadi bagian penting dari pengalaman menuju ajang balap motor internasional di Mandalika. Rombongan menjalani perjalanan dengan durasi rata-rata empat sampai lima hari sebelum akhirnya mencapai area Pertamina Camping Ground. Kedatangan secara bertahap mencerminkan proses perjalanan panjang yang ditempuh bersama oleh para pengendara dari berbagai latar komunitas.

Sepanjang perjalanan, para peserta menghadapi sejumlah tantangan, terutama cuaca panas dan kepadatan lalu lintas di jalur pantai utara Jawa. Kondisi tersebut membuat perjalanan membutuhkan waktu dan kesiapan lebih, terlebih karena jarak yang harus dilalui cukup jauh. Meski demikian, rombongan berhasil melanjutkan perjalanan hingga tiba di Lombok pada hari pelaksanaan kedatangan. Setibanya di lokasi, para peserta dapat beristirahat sekaligus bersiap mengikuti rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Bagi Dwi Dharma Putra, perjalanan menuju Mandalika untuk menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi pengalaman yang berbeda dari perjalanan sepeda motor yang pernah dijalaninya. Ia untuk pertama kalinya mengikuti touring dalam rombongan besar dengan jarak tempuh sekitar 1.400 kilometer. Rute panjang tersebut menuntut kesiapan fisik, konsistensi berkendara, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi jalan dan cuaca selama perjalanan dari satu daerah ke daerah lain.

Namun, touring ini tidak semata-mata menjadi tantangan berkendara jarak jauh. Di sepanjang perjalanan, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat kegiatan bisnis Pertamina melalui sejumlah kunjungan. Salah satu lokasi yang disambangi adalah Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas pengolahan minyak dan peran fasilitas kilang dalam mendukung kebutuhan energi nasional.

Rombongan kemudian mengunjungi fasilitas produksi pelumas Pertamina di Gresik, Jawa Timur. Dari kunjungan ini, peserta dapat melihat secara lebih dekat proses dan lingkungan kerja yang berkaitan dengan produksi pelumas. Kehadiran agenda tersebut memperkaya pengalaman touring karena perjalanan tidak hanya berfokus pada tujuan akhir, tetapi juga memperkenalkan berbagai lini kegiatan perusahaan.

Dwi menyampaikan bahwa rangkaian perjalanan tersebut merupakan kesempatan langka baginya. Selain menjadi pengalaman pertama mengikuti touring sepeda motor dengan rute sejauh itu, perjalanan ini juga menjadi kali pertama ia menonton langsung ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia. Kesempatan untuk menggabungkan perjalanan darat, kunjungan ke fasilitas Pertamina, dan pengalaman menyaksikan balapan secara langsung membuat momen tersebut memiliki arti tersendiri bagi dirinya. Setelah menempuh perjalanan panjang bersama peserta lain, kedatangan di Mandalika menjadi penanda tercapainya tujuan sekaligus pengalaman perdana yang akan dikenangnya.

Perjalanan menuju Mandalika menjadi pengalaman istimewa bagi Rizky Putra Nusantara, yang akrab disapa Uta, bersama delapan rekannya dari komunitas Honda ADV Indonesia Chapter Yogyakarta. Mereka berangkat dari Jakarta dalam satu rangkaian perjalanan bersama rombongan pengendara lain. Jarak sekitar 1.400 kilometer yang harus ditempuh tidak dipandang semata-mata sebagai tantangan fisik, melainkan sebagai petualangan yang menghadirkan banyak cerita.

Sepanjang perjalanan, rombongan secara berkala singgah di SPBU Pertamina untuk mengisi bahan bakar sekaligus beristirahat. Setiap pemberhentian menjadi kesempatan bagi para pengendara untuk memeriksa kondisi sepeda motor, mengatur kembali stamina, dan memastikan perjalanan dapat berlangsung dengan aman. Dukungan infrastruktur dan layanan pengisian bahan bakar tersebut membantu rombongan menjaga ritme perjalanan hingga mencapai Pulau Lombok.

Selain berhenti di SPBU, Uta dan rekan-rekannya juga meluangkan waktu untuk menikmati kuliner khas di daerah-daerah yang mereka lewati. Makanan tersebut banyak dikelola oleh pelaku UMKM setempat, sehingga perjalanan turut menjadi kesempatan untuk mengenal cita rasa lokal sekaligus mendukung perekonomian masyarakat. Dari satu daerah ke daerah lain, setiap menu menghadirkan pengalaman baru yang memperkaya perjalanan mereka.

Suasana semakin hangat ketika rombongan bertemu peserta dari komunitas dan kelompok perjalanan lain. Mereka saling berbagi cerita mengenai rute yang telah ditempuh, kondisi jalan, serta pengalaman selama berkendara menuju Mandalika. Interaksi tersebut mempererat hubungan antarpeserta dan membuat perjalanan panjang terasa lebih ringan.

Sesampainya di Mandalika, Uta tidak sabar menyaksikan aksi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, di Pertamina Mandalika International Circuit. Ia berharap kedua pembalap tersebut mampu tampil maksimal dan meraih podium di hadapan pendukung tanah air. Bagi Uta, keberadaan mereka di lintasan akan menjadi puncak dari petualangan panjang menuju gelaran Pertamina GP 2026.

Ketua Umum Honda ADV Indonesia, Ali Abel, menilai Mandalika Ride Out menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan para pengguna sepeda motor sekaligus membangun kedekatan dengan komunitas dari berbagai daerah. Perjalanan tersebut mempertemukan Honda ADV Indonesia dengan komunitas seperti HAVOK dan AHJ, serta pihak Pertamina yang turut mendampingi rombongan selama menempuh rute menuju Mandalika. Menurut Ali, interaksi langsung dalam perjalanan membuat hubungan antarkomunitas semakin erat karena para peserta dapat berbagi pengalaman, menjaga kekompakan, dan menikmati semangat kebersamaan.

Ali berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak komunitas otomotif. Ia memandang pengalaman berkendara bersama menuju ajang balap internasional bukan hanya menjadi aktivitas touring, melainkan juga ruang untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan potensi komunitas motor Indonesia. Keterlibatan yang lebih luas diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada masa mendatang.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan kehadiran komunitas motor turut menambah semarak Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Selain menghadirkan pengalaman berkendara, perjalanan ini dirancang memuat unsur edukasi. Peserta memperoleh kesempatan mengisi bahan bakar di SPBU, melakukan penggantian pelumas, serta mengunjungi Kilang Balongan dan pabrik pelumas di Gresik. Seluruh rangkaian tetap mengutamakan keselamatan melalui kedisiplinan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan perjalanan.

Baron berharap peserta dapat memahami proses produksi dan pengujian kualitas bahan bakar minyak, mulai dari minyak mentah yang masuk ke kilang hingga produk tersebut tersedia di SPBU. Pengetahuan itu diharapkan memperluas pemahaman mengenai peran Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi yang menjalankan berbagai tahapan usaha untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Dengan demikian, Mandalika Ride Out tidak hanya memperkuat kebersamaan komunitas, tetapi juga mendekatkan masyarakat pada proses dan layanan energi yang digunakan sehari-hari.

Baca juga: Festival Musik Terbesar: The Sounds Project Vol. 9 Menyanggupi Ratusan Ribu Penonton | Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan Makanan MBG