Sedangkan tekanan akan lebih rendah terjadi di kawasan Australia

Sedangkan tekanan akan lebih rendah terjadi di kawasan Australia

MALANG, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Musim hujan yang terjadi di wilayah Indonesia turut dipengaruhi oleh adanya angin monsun barat. Sedangkan tekanan akan lebih rendah terjadi di kawasan Australia. Sejatinya ada 2 jenis angin monsun yang turut memengaruhi pergantian musim di Indonesia, yakni angin monsun barat atau monsun Asia, serta angin monsun timur atau monsun Australia.

Keterangan yang tercatat menyebut Melaut ketika cuaca buruk jelas meningkatkan risiko keselamatan.

Data lain dalam laporan menunjukkan Musim hujan di Indonesia biasa terjadi pada bulan Oktober hingga Maret. Lebih lanjut, jika merujuk pada laman Australia Indonesia Youth Association, dari bulan Oktober hingga April, angin monsun Asia bertiup dari kawasan Asia, melewati Samudra Hindia, lalu menuju benua Australia. Angin yang melewati samudra luas mengandung banyak uap air, sehingga menyebabkan musim hujan di Indonesia dari bulan Oktober sampai April. Berdasar temuan Kurniawan (2012) yang dikutip oleh artikel Purwanto, dkk. (2021), selama musim angin munson yang melewati Indonesia, rata-rata tingkat gelombang laut lebih tinggi daripada selama periode transisi.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Selain pergerakan monsun barat yang menyebabkan datangnya musim hujan, angin ini juga bisa berdampak pada aktivitas pelayaran. Di Indonesia angin monsun turut menentukan datangnya musim hujan dan kemarau. Keduanya memiliki arah berbeda dan menyebabkan musim yang berbeda. Angin monsun barat membawa uap air hingga dapat memicu terjadinya musim hujan. Mengutip pamflet yang diterbitkan BMKG, berjudul Variabilitas Iklim di Indonesia, ketika musim hujan angin monsun bertiup dari Asia ke Australia.

Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, musim hujan akhir tahun ini bakal diawali dari wilayah Sumatra bagian utara, kemudian secara bertahap meluas ke wilayah Indonesia lainnya. Mengutip artikel yang dirilis BMKG berjudul Angin: Nafas Bumi yang Menggerakkan Dunia, angin monsun memiliki jadwal rutin dan berpengaruh besar terhadap pergantian cuaca di wilayah khatulistiwa. Apakah November 2026 Mulai Musim Hujan & di Wilayah Mana Saja?Kenapa Perut Mudah Lapar saat Cuaca Dingin dan Musim Hujan?Angin Monsun Barat dan Musim Hujan di Indonesia Angin monsun barat atau monsun Asia merupakan angin yang bertiup dari arah barat menuju timur, dari benua Asia bertekanan tinggi ke wilayah benua Australia yang bertekanan rendah. Ini menghasilkan lebih banyak uap air yang kemudian turun menjadi hujan di wilayah Indonesia. Oleh karenanya wilayah yang dilewati mengalami curah hujan tinggi. Kenapa Hujan Deras Tak Selalu Merata dan Hanya di Area Tertentu?Alasan Musim Hujan Datang Lebih Awal di Indonesia Bagian BaratTantangan Navigasi dan Gelombang Laut Angin monsun barat yang menyebabkan musim hujan di wilayah Indonesia turut membawa dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pelayaran. El Nino PenyebabnyaMengapa Musim Hujan di Wilayah Indonesia Turun Tidak Merata?Mitigasi Risiko Keselamatan dan Peran Vital BMKG Mengacu laman Britannica, curah hujan di wilayah Indonesia sangat bervariasi. Sebagian besar wilayah Indonesia menerima curah hujan lebat sepanjang tahun, dengan jumlah terbesar terjadi pada Desember hingga Maret. Sementara itu, Kepulauan Sunda Kecil yang paling dekat dengan Australia merupakan wilayah dengan curah hujan rendah. Selain itu, ada pula citra satelit menggunakan Himawari-9 Enhanced IR untuk mengetahui temperatur atau suhu pada tiap wilayah perairan Indonesia dan sekitarnya, beserta citra radar melalui Komposit Radar Cuaca. Pola angin monsun termasuk dalam sistem monsunal yang dikenal sebagai Sistem Sirkulasi Monsun Asia-Australia. Getty Images/iStockphoto Dalam kondisi tersebut, matahari berada di belahan bumi selatan hingga dapat menyebabkan tekanan tinggi di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Mengacu pada Hukum Buys Ballot, angin bertiup dari tekanan tinggi (dingin) ke tekanan rendah (panas). Ketika bergerak menuju khatulistiwa, gaya Coriolis menyebabkan angin berbelok. Dampak positif angin monsun barat lain menyebabkan tanaman lebih subur dan hijau. Karena datangnya curah hujan, petani tidak perlu menggunakan perairan buatan untuk mengairi sawah. Hujan yang turun juga bisa mengurangi polusi udara. Lebih lanjut, musim hujan bisa mengurangi risiko kebakaran hutan, selepas kekeringan melanda selama musim kemarau. Udara selama musim hujan juga terasa lebih sejuk dan tidak panas. Kekhawatiran dehidrasi dan kekurangan cairan yang sebelumnya dirasakan saat musim kemarau turut menurun. Di sisi lain, jika merujuk artikel BMKG berjudul Angin: Nafas Bumi yang Menggerakkan Dunia, nelayan tradisional memanfaatkan angin monsun barat untuk melaut. Akan tetapi tantangan cuaca buruk pada umumnya justru lebih sering membatasi kesempatan melaut, hingga menurunkan jumlah tangkapan itu sendiri. Getty Images/iStockphoto Monsun barat tidak lepas dengan tantangan gelombang laut tinggi, hingga menyebabkan terganggunya jadwal pelayaran. Kerap terjadi jadwal pelayaran antarpulau terpaksa mengalami penundaan atau pembatalan karena cuaca buruk. Sirkulasi kapal angkut antarpelabuhan penyeberangan yang tidak lancar, juga berpeluang mengakibatkan terganggunya jalur logistik antarpulau. Selama musim transisi, daerah rawan gelombang tinggi di perairan Indonesia hanya teridentifikasi di sebagian Laut Cina Selatan, Samudra Pasifik, dan Samudra Hindia, khususnya bagian selatan Jawa juga Bengkulu. Selain itu, melansir laman Ilmu Geografi, hujan yang datang terus-menerus dan cuaca buruk juga menyebabkan nelayan sulit melaut. Kenapa Musim Hujan Datang Terlambat? Adapun curah hujan tertinggi terjadi di daerah pegunungan Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua Barat. Sebagai tindakan mitigasi, BMKG tiap pekan menginformasikan prakiraan cuaca Indonesia untuk sepekan berikutnya. Hal ini dapat membantu masyarakat merencanakan kegiatan harian, serta mempertimbangkan potensi panas atau hujan. Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati pergerakan sikon tropis Paddy yang berada di Samudera Hindia melalui citra satelit Himawari di BMKG Karangploso, Malang, Jawa Timur, Rabu (24/11/2021). Ketika periode cuaca buruk, rilis BMKG sangat membantu sebagai acuan masyarakat, termasuk untuk kegiatan pelayaran. Tak hanya prakiraan cuaca tiap pekan, BMKG melalui Direktorat Meteorologi Maritim juga memiliki Layanan Informasi Cuaca Meteorologi Maritim. Masyarakat dapat mengakses informasi peta gelombang dengan model Inawaves untuk mengetahui kondisi perairan di Indonesia. Waspada Penyakit Campak dan Risiko Komplikasi yang MembayanginyaInfluenza A di Indonesia dan Apa yang Perlu Kita Tahu?