Polri  

Polantas Menyapa Perkuat Kesadaran Tertib Lalu Lintas

TUBAN, Jawa Timur — Upaya pembaruan pelayanan publik terus dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan mengedepankan pendekatan yang lebih aktif dan menyentuh langsung masyarakat. Di Kabupaten Tuban, langkah tersebut diwujudkan melalui program Polantas Menyapa yang diinisiasi Satuan Lalu Lintas Polres Tuban.

Inovasi ini menandai pergeseran pola pelayanan kepolisian dari yang sebelumnya bersifat pasif menjadi lebih proaktif. Aparat kini tidak hanya menunggu di kantor, tetapi hadir langsung di berbagai titik aktivitas masyarakat, seperti desa, lingkungan permukiman, hingga pasar tradisional.

Layanan Jemput Bola untuk Masyarakat

Lewat program Polantas Menyapa, warga dapat memperoleh informasi sekaligus layanan konsultasi terkait administrasi kendaraan bermotor secara langsung. Kehadiran petugas di lapangan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala akses maupun keterbatasan informasi.

Beragam layanan disosialisasikan, mulai dari prosedur pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan, hingga pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Penjelasan disampaikan secara jelas dan sederhana agar mudah dipahami oleh semua kalangan.

Tak hanya itu, petugas juga memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan administratif, termasuk kelengkapan dokumen dan kesalahan prosedur yang kerap terjadi.

Edukasi Keselamatan Jadi Prioritas

Selain memberikan layanan, program ini juga difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kepolisian menilai bahwa budaya tertib di jalan raya perlu dibangun melalui edukasi yang berkesinambungan.

Melalui interaksi langsung, petugas dapat menyampaikan pesan-pesan keselamatan berkendara secara lebih efektif. Masyarakat pun diberi ruang untuk berdialog, menyampaikan keluhan, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi.

“Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak aturan,” ujar salah satu anggota Satlantas Polres Tuban.

Tingkatkan Kepercayaan Publik

Kasat Lantas Polres Tuban, Muhammad Hariyazie Syakhranie, menjelaskan bahwa Polantas Menyapa merupakan bagian dari strategi pelayanan yang mengedepankan transparansi dan pendekatan humanis.

Menurutnya, kemudahan akses layanan serta keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

“Kami berupaya memberikan pelayanan yang mudah dijangkau dan jelas, sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap terciptanya keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Antusiasme Warga Kian Meningkat

Program Polantas Menyapa mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena dapat mengakses layanan dengan lebih cepat dan praktis tanpa harus datang ke kantor kepolisian.

Selain mempermudah layanan, program ini juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban di jalan raya.

Ke depan, Polres Tuban akan terus mengembangkan program ini agar menjangkau lebih banyak wilayah. Diharapkan, inovasi ini mampu memperkuat kesadaran tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *