KOTA MAKASSAR, SULAWESI SELATAN — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 1 Oktober 2026, Pesta ulang tahun selebgram asal Kota Makassar, Karaeng Wawang, menjadi sorotan setelah foto dan video dari acara tersebut beredar di media sosial. Dokumentasi yang tersebar memperlihatkan sejumlah rangkaian kegiatan dalam pesta, termasuk sebuah fashion show yang diikuti oleh beberapa tamu waria.
Dalam potongan video yang beredar, para peserta tampil dengan beragam busana dan gaya. Momen tersebut kemudian menjadi bagian yang paling banyak dibicarakan warganet karena memperlihatkan suasana fashion show di tengah perayaan ulang tahun. Materi visual itu dibagikan ulang melalui sejumlah akun media sosial, disertai narasi yang mengaitkannya dengan pesta Karaeng Wawang.
Seiring meluasnya penyebaran foto dan video, muncul berbagai tanggapan dari pengguna media sosial. Sebagian unggahan menyebut rangkaian acara tersebut sebagai “pesta boti”. Istilah itu muncul dalam narasi dan komentar yang menyertai potongan dokumentasi, sehingga turut memengaruhi pembicaraan mengenai pesta ulang tahun tersebut di ruang digital.
Sorotan terhadap acara ini muncul berdasarkan foto, video, serta narasi yang beredar di media sosial. Dokumentasi yang beredar menjadi rujukan warganet dalam membahas fashion show dan penampilan para tamu yang hadir. Adapun informasi mengenai rangkaian pesta dalam pemberitaan ini terbatas pada materi visual dan percakapan publik yang menyertainya, tanpa menambahkan penilaian di luar bahan sumber.
Karaeng Wawang memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya mengenai pesta ulang tahun yang menjadi sorotan publik di Makassar. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan acara terbuka atau pesta yang ditujukan untuk masyarakat umum, melainkan perayaan ulang tahun yang diselenggarakan secara privat. Penjelasan itu disampaikan untuk meluruskan berbagai anggapan yang berkembang setelah sejumlah informasi mengenai acara tersebut beredar di ruang publik.
Menurut penjelasannya, sejak awal pesta tersebut memang dirancang sebagai perayaan pribadi. Tamu yang hadir merupakan orang-orang yang telah diundang secara langsung oleh pihak penyelenggara. Dengan demikian, kehadiran dalam acara itu tidak bersifat bebas dan tidak ditujukan bagi siapa pun di luar daftar undangan. Penegasan ini menjadi bagian penting dari klarifikasi Karaeng Wawang agar karakter acara tidak dipahami secara berbeda.
Ia juga menjelaskan bahwa perayaan tersebut diadakan bersama keluarga, sahabat dekat, serta sejumlah relasi yang dipilihnya. Lingkup tamu yang terbatas mencerminkan keinginan untuk menjaga suasana perayaan tetap personal dan hangat. Kehadiran sejumlah orang dalam acara itu, menurut penjelasan yang disampaikannya, tidak dapat dijadikan dasar untuk menganggap pesta tersebut sebagai kegiatan umum atau acara besar yang terbuka untuk khalayak luas.
Karaeng Wawang menyampaikan klarifikasi itu karena menilai kesalahpahaman mengenai pesta ulang tahunnya berpotensi meluas di tengah masyarakat. Ia berharap penjelasan melalui akun pribadinya dapat memberikan konteks yang lebih jelas mengenai tujuan dan sifat acara tersebut. Dengan keterangan tersebut, ia menegaskan kembali bahwa pesta itu sejak awal merupakan perayaan ulang tahun privat, disiapkan untuk lingkungan terdekat dan para undangan yang telah dipilih, bukan kegiatan publik dengan akses terbuka.
Karaeng Wawang membantah anggapan bahwa pesta ulang tahun yang digelar di Makassar memiliki agenda untuk mempertontonkan atau mempromosikan aktivitas LGBT. Menurut klarifikasinya, acara tersebut merupakan perayaan ulang tahun sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan hidup yang telah dilalui dan pertambahan usia. Ia menilai, tujuan utama kegiatan itu perlu dipahami berdasarkan konteks keseluruhan acara, bukan melalui kesimpulan yang muncul dari potongan informasi.
Salah satu bagian yang menjadi sorotan adalah fashion show. Karaeng Wawang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut disiapkan sebagai hiburan bagi para tamu undangan. Fashion show juga menjadi bentuk apresiasi kepada tamu yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menyiapkan kostum secara khusus. Karena itu, ia menolak anggapan bahwa penampilan tersebut dirancang sebagai simbol atau bagian dari agenda tertentu sebagaimana kemudian dituduhkan dalam sejumlah pemberitaan.
Menurut penjelasannya, fashion show berlangsung sebagai salah satu rangkaian hiburan dalam pesta, berdampingan dengan kegiatan lain yang mendukung suasana perayaan. Pilihan busana dan penampilan peserta, dalam pandangannya, tidak semestinya langsung dikaitkan dengan maksud politik, kampanye, ataupun pesan tertentu tanpa melihat konteks penyelenggaraannya. Ia menyampaikan bahwa pemaknaan terhadap acara sebaiknya didasarkan pada keterangan pihak yang mengadakan serta rangkaian kegiatan secara utuh.
Karaeng Wawang juga meminta publik agar tidak hanya melihat video pendek, foto, atau narasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan. Materi yang terpisah dari keseluruhan acara, menurutnya, dapat menimbulkan tafsir berbeda dan memunculkan kesan yang tidak sesuai dengan maksud penyelenggara. Ia berharap masyarakat menilai pesta tersebut sebagai perayaan pribadi dan ungkapan syukur, sementara fashion show dipahami sebagai hiburan serta penghargaan bagi tamu, bukan sebagai simbol atau agenda seperti yang dituduhkan.
Karaeng Wawang dikenal sebagai selebgram dan konten kreator asal Makassar yang aktif membagikan berbagai aktivitasnya melalui media sosial. Kehadirannya di ruang digital membuat ia cukup dikenal oleh masyarakat, khususnya di kalangan pengguna media sosial di Sulawesi Selatan. Selain membuat konten, ia juga beberapa kali terlibat dalam kegiatan publik dan hiburan yang mempertemukannya dengan figur-figur digital lainnya. Pada 2022, nama Karaeng Wawang pernah muncul dalam kegiatan fashion show yang digelar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar. Dalam kegiatan tersebut, ia hadir bersama sejumlah selebgram lain.
Di tengah sorotan terhadap pesta ulang tahunnya, Karaeng Wawang menyampaikan bahwa dirinya menghargai kritik serta tanggapan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, setiap masukan merupakan bagian dari perhatian publik terhadap aktivitas yang berlangsung dan dapat menjadi bahan evaluasi. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada vendor, partner, teman, keluarga, serta pihak-pihak lain yang merasa terganggu, tidak nyaman, atau terdampak akibat ramainya pemberitaan mengenai acara tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk penghormatan kepada pihak yang mungkin ikut merasakan dampak dari kontroversi yang berkembang. Karaeng Wawang berharap persoalan tersebut dapat dipahami secara proporsional, tanpa mengabaikan perasaan maupun kepentingan orang-orang yang terlibat. Ia menegaskan bahwa dukungan dari orang-orang di sekitarnya tetap memiliki arti penting dalam menghadapi situasi tersebut. Karaeng Wawang juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, doa, dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

