BRI Buka Pemesanan SBR015 dengan Kupon hingga 6,85 Persen

BRI Buka Pemesanan SBR015 dengan Kupon hingga 6,85 Persen

Jakarta | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjadi salah satu mitra distribusi Savings Bond Ritel seri SBR015 yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Kehadiran BRI sebagai mitra distribusi memberikan akses bagi nasabah untuk melakukan pemesanan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel tersebut melalui berbagai kanal layanan yang tersedia.

Masa penawaran SBR015 berlangsung mulai 28 September hingga 22 Oktober 2026. Dalam periode tersebut, nasabah dapat mengajukan pemesanan sesuai ketentuan yang berlaku melalui aplikasi BRImo, layanan SBN Online BRI, maupun unit kerja BRI. Ketersediaan beberapa kanal pemesanan ini memungkinkan proses pembelian dilakukan melalui layanan digital atau dengan mendatangi kantor BRI.

Melalui aplikasi BRImo, nasabah dapat mengakses menu pemesanan SBN dan mengikuti tahapan transaksi secara daring. Sementara itu, layanan SBN Online BRI menjadi pilihan bagi nasabah yang ingin melakukan pemesanan melalui platform khusus layanan SBN. Pemesanan juga dapat dilakukan secara langsung di unit kerja BRI selama masa penawaran masih berlangsung.

SBR015 ditawarkan dengan nilai pemesanan awal sebesar Rp1 juta. Setelah memenuhi nilai minimum tersebut, pemesanan dapat dilakukan dalam kelipatan Rp1 juta. Dengan ketentuan ini, nasabah dapat menentukan nilai pembelian sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing, sepanjang mengikuti batas serta prosedur pemesanan yang ditetapkan dalam penawaran SBR015.

SBR015 menyediakan dua pilihan seri yang dapat dipertimbangkan nasabah berdasarkan kebutuhan jangka waktu penempatan dana, yaitu SBR015T2 dan SBR015T4. Kedua seri tersebut memiliki karakteristik berbeda dalam hal tenor, kupon minimal per tahun, serta batas maksimal pemesanan. Perbedaan ini memungkinkan nasabah memilih instrumen yang lebih sesuai dengan rencana keuangan dan periode dana yang tersedia.

SBR015T2 merupakan seri dengan tenor dua tahun. Seri ini menawarkan kupon minimal sebesar 6,75 persen per tahun, dengan batas pemesanan maksimal Rp5 miliar. Jangka waktu dua tahun dapat menjadi pilihan bagi nasabah yang menginginkan periode penempatan dana lebih singkat. Dengan demikian, nasabah dapat menyesuaikan komitmen penempatan dana dengan kebutuhan finansial yang diperkirakan muncul dalam rentang waktu tersebut.

Sementara itu, SBR015T4 memiliki tenor empat tahun dan kupon minimal sebesar 6,85 persen per tahun. Batas pemesanan maksimal untuk seri ini mencapai Rp10 miliar. Tenor yang lebih panjang memberikan pilihan bagi nasabah yang memiliki rencana penempatan dana dalam periode lebih lama. Pemilihan seri tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas dan perencanaan keuangan masing-masing, tanpa mengabaikan jangka waktu dana tidak digunakan.

Perbedaan tenor kedua seri tersebut menjadi aspek penting dalam menentukan pilihan. SBR015T2 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan penempatan selama dua tahun, sedangkan SBR015T4 ditujukan bagi nasabah yang siap menempatkan dana selama empat tahun. Selain tenor, nasabah juga dapat memperhatikan kupon minimal dan batas pemesanan yang berlaku pada masing-masing seri. Informasi tersebut membantu memberikan gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan jumlah serta seri yang akan dipesan.

SBR015 menawarkan manfaat berupa pembayaran kupon secara berkala setiap bulan. Mekanisme ini memberikan arus kas yang lebih teratur bagi investor selama memiliki surat berharga tersebut. Kupon yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, termasuk untuk memenuhi keperluan rutin, dialokasikan kembali ke instrumen investasi lain, atau disimpan sebagai bagian dari perencanaan keuangan. Besaran kupon SBR015 mengikuti ketentuan penerbitan yang berlaku, sehingga investor perlu memahami seluruh informasi produk sebelum melakukan pemesanan.

Selain memberikan kupon bulanan, SBR015 memiliki perlindungan melalui jaminan negara. Pembayaran pokok dan kupon dijamin oleh negara sesuai ketentuan perundang-undangan. Jaminan tersebut menjadi salah satu aspek penting yang dapat dipertimbangkan investor ketika memilih instrumen investasi, meskipun setiap keputusan tetap perlu disesuaikan dengan tujuan, profil risiko, serta kondisi keuangan masing-masing. Informasi mengenai hak dan kewajiban investor juga perlu diperhatikan agar pemanfaatan produk berlangsung secara tepat.

SBR015 turut menyediakan fasilitas early redemption. Melalui fasilitas ini, investor berkesempatan mengajukan pelunasan sebagian pokok sebelum tanggal jatuh tempo. Pelaksanaannya tidak berlangsung setiap saat, melainkan mengikuti periode pengajuan, persyaratan, batas minimum, dan ketentuan lain yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, investor yang membutuhkan fleksibilitas pencairan perlu mencermati jadwal serta prosedur early redemption sejak awal kepemilikan.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyampaikan bahwa SBR015 dapat melengkapi pilihan instrumen investasi nasabah. Menurut Aris, ketersediaan pembayaran kupon setiap bulan dan dua pilihan jangka waktu menjadi karakteristik yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan investor. Ia juga memandang produk ini sebagai alternatif investasi yang dapat mendukung tujuan finansial nasabah. Dengan demikian, SBR015 dapat menjadi salah satu pilihan dalam menyusun portofolio, selama investor menilai jangka waktu, kebutuhan likuiditas, dan ketentuan produk secara menyeluruh.

Nasabah yang belum terdaftar sebagai investor Surat Berharga Negara (SBN) perlu menyelesaikan proses registrasi sebelum dapat memesan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015. Registrasi ini diperlukan untuk memperoleh Single Investor Identification (SID), yaitu identitas tunggal investor di pasar modal, serta rekening surat berharga sebagai tempat pencatatan kepemilikan instrumen investasi.

Proses pendaftaran dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi BRImo. Nasabah perlu masuk ke layanan investasi atau SBN yang tersedia, kemudian mengikuti petunjuk registrasi dengan melengkapi data pribadi dan informasi pendukung sesuai ketentuan. Data tersebut akan melalui proses verifikasi. Nasabah juga perlu memastikan nomor telepon, alamat surat elektronik, serta dokumen identitas yang digunakan masih aktif dan sesuai agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Selain melalui BRImo, registrasi investor SBN dapat dilakukan dengan mendatangi unit kerja BRI. Petugas akan membantu nasabah mengisi formulir, memeriksa kelengkapan dokumen, dan memproses pembukaan SID serta rekening surat berharga. Setelah registrasi disetujui dan data investor aktif, nasabah dapat menggunakan kanal pemesanan yang disediakan BRI untuk memilih SBR015 dan menentukan nominal investasi sesuai batas pemesanan yang berlaku.

Pemesanan dilakukan selama periode penawaran SBR015 masih berlangsung. Nasabah perlu membaca informasi mengenai ketentuan produk, termasuk jadwal pembayaran kupon, tenor, batas minimum dan maksimum pemesanan, serta mekanisme pembayaran. Setelah pesanan dikonfirmasi, pembayaran harus diselesaikan sesuai batas waktu yang ditetapkan agar pemesanan dapat diproses. Bukti transaksi dan informasi kepemilikan dapat dipantau melalui kanal layanan BRI yang digunakan.

Aris menyampaikan bahwa BRI berkomitmen memperluas akses nasabah terhadap instrumen investasi melalui kapabilitas digital dan jaringan BRI. Dengan dukungan tersebut, nasabah di berbagai wilayah dapat memperoleh kesempatan untuk berinvestasi pada SBR015 secara lebih mudah. Investasi ini disebut dapat memberikan pendapatan berkala melalui pembayaran kupon sekaligus menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.