PROBOLINGGO – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-15/Pajarakan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kali ini, kegiatan difokuskan pada perawatan tanaman padi milik petani di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (7/10/2026).
Pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian sekaligus upaya mendukung program pemerintah dalam mengantisipasi potensi darurat pangan nasional.
Anggota Koramil 0820-15/Pajarakan, Serka M. Soleh, mengatakan bahwa kegiatan pendampingan dilakukan di lahan pertanian milik Sudhi (40), warga Desa Sukokerto. Pengawasan diberikan untuk memastikan proses perawatan tanaman padi berjalan dengan baik sehingga diharapkan mampu menunjang peningkatan hasil panen.
Menurut Serka M. Soleh, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses panen, tetapi juga dipengaruhi oleh tahapan pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman.
“Setiap tahapan dalam kegiatan pertanian memiliki peran penting terhadap hasil produksi. Karena itu, kami berupaya melakukan pendampingan dan pengawasan sejak awal agar proses budidaya tanaman padi dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan nasional merupakan kondisi ketika masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan kondisi tersebut, diperlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, serta para petani.
Sejumlah upaya yang dinilai penting dalam memperkuat ketahanan pangan di antaranya peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan infrastruktur pengairan, modernisasi sistem irigasi, serta pemeliharaan saluran air untuk menunjang kebutuhan pertanian.
Serka M. Soleh menambahkan, ketahanan pangan menjadi perhatian penting bagi Indonesia mengingat besarnya jumlah penduduk dan luas wilayah yang harus didukung oleh ketersediaan bahan pangan. Oleh sebab itu, aspek ketersediaan, stabilitas pasokan, akses masyarakat, dan pemanfaatan pangan perlu diperhatikan secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen di sektor pertanian dalam menjaga dan meningkatkan produksi pangan. Optimalisasi sumber daya yang tersedia, menurutnya, menjadi salah satu langkah penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
“Seluruh sumber daya pertanian harus dimaksimalkan untuk meningkatkan produksi. Sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan unsur terkait sangat dibutuhkan agar upaya menjaga ketahanan pangan dapat berjalan secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Serka M. Soleh menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyiapan lahan, proses budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pengolahan hasil panen. Dukungan sarana dan prasarana juga menjadi bagian penting dalam menunjang produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, Koramil 0820-15/Pajarakan berharap para petani semakin terbantu dalam menjalankan aktivitas pertanian, sehingga produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan sektor pertanian Indonesia semakin maju dan ketahanan pangan nasional dapat terjaga secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(Edi D/Pendim 0820/Probolinggo)


